Saturday, November 22, 2008

sudilah

sudikah pinjamkan runcing-runcing jari itu
untuk kau kesatkan juntai sisa di bibir aku?

sudikah kau kemaskan rambut di ubunku
bila kau lihat mata ini mula mengelabu?

sudikah berikan bahumu memancang dahiku
untuk ku sandarkan di keluarnya bulan biru?

sudikah kau temankan aku di setiap subuhmu
bila aku bisikkan betapa aku membutuh kamu?

sudilah.
ke sinilah.
bibir aku masih comot menunggu jarimu.

5 comments:

LiLoHoNeY said...

nah,

jariku..

bg pnjam kejap..

kejap je taw..

ngee~ ;p

aie akaike said...

kangen itu nikmat...
rahmat dr tuhan...

Ekin Ibrahim said...

nak jari yang mana ... heheheh

iYda Juhar said...

fynn,

nasib kamu sunggoh untung.
kamu sudah punya jari si tri a.k.a suamimu.

(;

cacen86 said...

i've borowed ur poem...dan letak dalam my blog..and i do give u some kredit...sangat sukeee..:)